Menurunkan Masker Saat Bersepeda dapat Dikenakan Denda




Sejumlah kota/kabupaten masih menjalankan Pembatasan Skala Berskala Besar (PSBB). Salah satunya yaitu kota Malang. Mengingat kasus COVID-19 semakin hari semakin tinggi, kota Malang masih memberlakukan PSBB. Sejumlah masyakarakat masih banyak yang tidak mengikuti pemberlakukan PSBB seperti menggunakan masker saat diluar rumah maupun bersepeda. Untuk melihat masyakarat menaati PSBB ini, pemerintah mengadakan Operasi Yustisi yang dimana operasi ini dilakukan agar warga menaati PSBB dan memberi sanksi bagi pelanggar PSBB ini.

            Sanksi administratiflah yang menjadi pemberlakukan denda PSBB di kota Malang. Sanksi ini pertama kali diterapkan operasi yustisi protokol kesehatan COVID-19 di depan Balaikota Malang. Sebanyak 74 pelanggar terjaring dalam operasi yustisi ini yang berlangsung hingga Rabu Petang (16/9/2020). Total Rp 3.030.000 uang denda yang terkumpul dalam operasi tersebut.

            Dibalik operasi yustisi ini, terdapat kisah - kisah yang menarik. Salah satu warga kota Malang terjaring operasi yustisi saat mengayuh sepeda anginnya lantaran beliau menurunkan maskernya disaat mengayuh sepedanya. ia dikenai sanksi administratif akibat tidak menggunakan masker dengan benar. beliau sempat dikejar oleh petugas di depan balaikota Malang lantaran mengayuh sepeda anginnya kencang. ia dikenakan sanksi administratif sebesar Rp 30.000 lantaran ia hanya membawa uang seperti itu."saya kalau ada Rp 50.000 ribu tidak ada pak, adanya Rp 30.000" ucap beliau dengan berpakaian jersey tim sepakbola dan sambil menyerahkan uang recehan Rp 2.000 dan koin Rp 500 an ke petugas sidang. ia beralasan mengapa menurunkan masker disaat bersepeda karena beliau nafasnya ngos-ngosan, sehingga ia menurunkan masker berwarna coklatnya sedikit. Namun karena aturan yang harus ditegakkan, sang hakim dari Pengadilan Negeri (PN) Malang Muhammad Indarto akhirnya mengambil keputusan dengan denda Rp 20.000 saja kepada pria tersebut.

Bagaimana Anjuran Penggunaan Masker yang Baik Disaat Bersepeda?

            Berdasarkan Pemkot Yogyakarta yang dilansir oleh health detik.com pada tanggal Jum'at, 12 Januari 2020, menganjurkan pesepeda yang bermasker tidak bersepeda lebih dari 60 menit maupun melintasi medan berat. Mengingat pemakaian masker saat olahraga dengan intensitas tinggi dapat mengurangi asupan oksigen. Dokter spesialis olahraga Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengatakan pesepeda yang mengenakan masker dianjurkan untuk tidak bersepeda lebih dari 60 menit dan melintasi medan berat. "Rinciannya 30 menit pergi dan 30 menit pulang. Karena kalau medannya berat terus menggunakan masker bisa berbahaya untuk intake oksigen," ucapnya saat di Ruang Sadewa, kompleks kantor Wali Kota Yogyakarta, Jumat (12/6/2020).



                

Posting Komentar

3 Komentar

  1. kalo disini belum berlaku, kalaupun akan di terapkan besoknya langsung demo

    BalasHapus
  2. disini sudah berlaku, tapi gubernurnya ttp gowes sambil telanjang muka

    BalasHapus